™[]**Do Not Forget To Give Your Comments About Our Blog**[]™
™[]**To See The Complete Entry Is Click Post Title**[]™

Monday, November 21, 2011

Pemuridan & Pelatihan



Jemaat CLC harus bertumbuh (kualitas rohaninya) dan bertambah (kuantitasnya), sebab CLC di-design untuk menjadi gereja Tuhan Yesus Kristus yang memiliki dampak "besar" di dunia ini. Untuk mencapai tujuan itu, jemaat CLC dibangun rohaninya melalui program Pemuridan (Discipleship) dan dikembangkan kapasitas pelayanannya melalui program Pelatihan (Training).

Program Pemuridan dilakukan melalui Bible Study setiap Hari Sabtu pada acara Dynamic Saturday jam 6.00-7.30 pm. Bible Study meliputi pengajaran tentang Doktrin (Dasar-dasar Kehidupan Kristen), Kristologi (Ketuhanan Kristus), Misiologi (Pekabaran Injil), Eskatologi (AKhir Jaman), dll.

"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
- Mat 28:19-20

Setiap pasangan, baik yang akan menikah maupun yang sudah menikah juga dimuridkan dengan Kelas "Holy Matrimony". Tujuan pemuridan ini adalah untuk membekali pasangan-pasangan tersebut agar mampu mewujudkan rumah tangga yang Alkitabiah sebagai gambaran hubungan antara Kristus dan Mempelai WanitaNya (gereja). Kelas pemuridan ini dilakukan setiap hari Sabtu jam 3.00-4.30 pm dalam acara Dynamic Saturday.

"Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat."
- Eph 5:31-32

Program Pelatihan dilakukan di setiap departemen pelayanan untuk membekali jemaat agar mampu meningkatkan kualitas pelayanannya. Program ini juga meliputi pelatihan untuk jemaat yang memiliki panggilan pelayanan yang khusus sebagai pengkhotbah, yaitu Hermeneutika (Memahami dan Menafsirkan Alkitab) dan Homelitika (Ilmu untuk Berkhotbah). Program ini dilakukan pada setiap hari Minggu jam 12.30-2 pm dalam acara Dynamic Sunday.

Diharapkan melalui program Pemuridan dan Pelatihan ini jemaat CLC bukan hanya mau melayani Tuhan tapi juga mampu melayani dengan kualitas terbaik, untuk menghasilkan pelayanan yang terbaik demi kemuliaan Tuhan.

Anda dianjurkan untuk mengikuti program Pemuridan dan Pelatihan ini demi pertumbuhan rohani Anda supaya dapat memenuhi panggilan Tuhan yang tertinggi dalam hidup Anda sendiri. Jangan sia-siakan kesempatan terbaik ini, sebab mungkin tidak pernah ada lagi dalam hidup Anda.

Tuhan memberkati kita semua,
Read More...

Friday, November 18, 2011

SEA Games XXVI Harga Tiket Semifinal Sepakbola Naik

Jakarta - Mulai babak semifinal, harga tiket pertandingan cabang olahraga sepakbola SEA Games XXVI mengalami kenaikan. Persentase kenaikan ini mencapai 100 persen.

Dalam edaran yang diterima wartawan, Jumat (18/11/2011), harga tiket untuk babak semifinal naik dua kali lipat dibandingkan harga pertandingan babak penyisihan. Kenaikan terjadi di semua kelas.

Sebagai contoh, untuk kelas VVIP, yang tadinya dijual seharga Rp. 500 ribu, kini dilepas seharga Rp. 1 juta. Sementara untuk harga termurah, yakni kategori IV, yang tadinya dijual Rp. 25 ribu, naik menjadi Rp. 50 ribu.

Panitia mencetak sejumlah 70 ribu lembar tiket untuk laga semifinal antara Indonesia dan Vietnam, Sabtu (19/11/2011) besok. Tiket kategori I, VIP Barat, dan VIP Timur bisa didapat di loket Lagunas (Parkir Timur GBK), sedangkan tiket kategori II, III, dan IV bisa didapat di loket Pintu III GBK (dekat TVRI).

Selain itu, tiket juga bisa dibeli secara online lewat situs www.rajakarcis.com. Pemesanan sudah bisa dilakukan mulai hari ini.

Harga tiket babak semifinal sepakbola SEA Games XXVI:

VVIP: Rp. 1.000.000
VIP Barat: Rp. 700.000
VIP Timur: Rp. 500.000
Kategori I: Rp. 300.000
Kategori II: Rp. 200.000
Kategori III: Rp. 100.000
Kategori IV: Rp. 50.000

"Untuk kenaikan harga tiket, memang sudah ditetapkan dari jauh-jauh hari. Alasan kenaikan, memang semuanya begitu, seperti basket juga begitu," terang Manager Ticket INASOC, Agus Mauro, dalam jumpa pers di The Sultan Hotel, Jumat (18/11/2011).

"Kita punya suatu standar, jangan sampai kesannya tiket olahraga kita murah sekali," katanya. sumber:http://detik.com
Read More...

Monday, October 31, 2011

Superior Energy targets rental tools business - Brazil


New Orleans-based oil field services and equipment provider Superior Energy Services (NYSE: SPN) is targeting the rental tools business in Brazil, company CEO David Dunlap announced Tuesday.

"The tip of the spear for us expansion wise in Brazil is rental tools. The drilling market has expanded there. There's not been an increase in the rentals side of the business to accommodate that expansion, so rentals are in high demand," Dunlap said in a presentation.

The executive added the country meets Superior's international expansion criteria for increasing the company's footprint in a market: large, expanding and mature.

"What I see in these mature markets that I like is that they've got a labor base and management base of local talent. And so when you go into a country like Brazil, I don't need to deal with someone from New Orleans, or Houston, or Lafayette, we can hire a seasoned executive in Brazil."

Superior's regional operations also cover Argentina, Colombia, Ecuador, Mexico, Peru, Trinidad & Tobago and Venezuela.
Read More...

América Móvil to launch in Costa Rica within 2 weeks, says CEO - Central America


Latin American telecoms giant América Móvil (NYSE: AMX) expects to launch its greenfield operations in Costa Rica in the next 15 days, seeking to beat its biggest regional rival, Telefónica (NYSE: TEF), to the draw in entering the newly liberalized Central American market, company CEO Daniel Hajj told a conference call with investors.

Earlier this month, Telefónica launched a presubscription process and said that within weeks it would start offering mobile services in Costa Rica, where it will operate as Movistar.

"I think in Costa Rica we're going to launch next week or the next. In the next 15 days we're launching," Hajj said.

América Móvil - which operates in most of Latin America under the Claro brand - and Telefónica won spectrum tenders in January.

The companies have recently been granted the necessary numbering for 1mn lines; as such, they can now start signing up customers.

According to Inside Costa Rica, unofficially, Movistar will be using the 6 prefix, Claro will have 7 and state monopoly ICE will continue with its 8 prefix.

Telecoms regulator Sutel spokesperson Carolina Mora said the operators would officially announce their prefixes at their start of operations.

As regards América Móvil's relatively new operation in Panama, Hajj said that the unit was growing and that the company is focused for the moment on revenue generation.

"We're doing well in Panama. What you need to do in Panama is grow your revenues, because you do some investments and those investments need to have some revenues. That's what we're focusing on in Panama," Hajj said.

Launched three years ago, Claro Panamá is by far the smallest mobile operator in the country, with only 2.3% market share in July, according to Dichter & Neira Research Network.

As the operation has grown, its revenues are no longer considered part of the Claro Colombia operation and are now included as part of Central America. Read More...

Stunning looks but what happened?

Have you ever had a friend who looked stunning but over time they ‘faded’, perhaps the look they once had is now ‘not in vogue’ or they have aged and the look does not fit the image, they should have altered to an image which suits their age, level of maturity etc…

I was out shopping today and started to see a few, “not quite walmart’ people but some a bit too close for comfort. Then a few who were the opposite, I started to put two and two together and thought… “Isn’t it interesting how the looks convey so much”. What I was now seeing was confidence, poise, pride, conviction, energy, warmth, integrity, strength, trust, beauty…” Guess which group this was!

While on the other side there was, sloth, lack of care, little confidence, an unruly ‘dis-ease’, coldness etc.”

It then struck me, it was a reflection of the shopping experience I had been having recently. Some businesses poised and confident while others, uneasy and fragile. Wow what a comparison, on the one hand people and the other hand businesses yet there was a correlation to the way I felt about them both, a sort of emotional connection, ethereal and subtle but somehow strong at the same time.

Well that’s how I feel sometimes with some businesses I observe. The businesses I love are the ones who are consistently on top of their game. The ones who take care to present well, keep up with the times without following the latest fad. The ones who have pride and professionalism without an air of arrogance.

One quick example, I parked near a shop which sells Chef’s essentials, it’s open to the public so I took the chance to browse (I’m an avid cook so hey it was a great fit). On entering the store, one of the staff (although serving others) nodded and said “hello” I reciprocated and continued to browse.

As I went further into the store another service professional approached and said “It looks to me as though you are happy to browse, unless there is something specific you my like assistance with?” I smiled broadly and said “I’m quite happy thanks you read my interest well!” She smiled back reassuringly.

I wandered some more and selected a few things which took my fancy, on arriving at the counter, I was assisted with some light chatter and some ideas about one of the items I had selected “You can also use that for…” it was welcome info. I felt confident to ask a few silly questions without the store people rolling their eye’s and I was met with some great responses which answered my queries well and helped me feel as though they were not silly questions after all.

I left the store pleased with the purchases and information I sought, nice… Mind you I have had the opposite on more than one occasion. Oh and by the way the store was well stocked (range and qty of each item) and beautifully presented, with items clearly labelled with price and other details.

To get back to the original idea of the post I reflected on a not so good experience in a store earlier in the day, not enough staff, taking too long to serve and trying to find what I wanted in their crowded space was annoying, If I did not want the item so much I would have gone elsewhere. I walked out of there with a sense of disdain and grumpiness. Mind you this store had started out well a few years back but is fading off my radar the more I go back and suffer the little things which annoy me.

Stunning looks, but what happened… certainly, so take the time to figure out what’s happening in your business so you can prevent this from happening.

Read More...

Sebelum Menembak Guru Ngaji, Oknum Polisi Pesta Miras


SURABAYA- Sekretaris DKW Garda Bangsa, Ka'bil Mubarok, mengungkapkan oknum polisi yang menembak Riyadhus Sholikin, Guru Ngaji asal Sidoarjo, sebelumnya pesta miras di sebuah kafe yang tak jauh dari lokasi kejadian. Diduga aksi penembakan itu di bawah pengaruh alkohol.

"Sebanyak 4 oknum polisi ini sebelumnya sedang kumpul-kumpul di sebuah Cafe Ponti, kuat dugaan mereka sedang pesta miras," kata Ka'bil saat berada di Mapolda Jatim, Senin (31/10/2011).

Dia menjelaskan, saat itu Sholikin yang mengendarai mobil bernopol L 1499 NW diduga serempetan dengan anggota Reskrim Polres Sidoarjo Briptu Widianto yang menaiki motor Supra bernopol W 5077 XL.

Riyadhus Sholikin dikejar oleh polisi yang mengendarai mobil Daihatsu Xenia. Bahkan informasi yang diperoleh Ka’bil, Riyadhus dikejar oleh dua mobil yang dikendarai polisi.

Sejauh ini belum diketahui apakah korban setelah menyerempet mobil polisi memang sengaja melarikan diri.

"Informasinya polisi juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan, kata sahabat Sholikin mengeluarkan celurit. Ini kan aneh, semasa hidup sahabat Sholikin adalah kader terbaik PC Ansor Sidoarjo. Mana mungkin dia membawa celurit," kata Ka'bil.

Oleh karena itu, demi menjaga ketertiban dan keamanann secara bersama-sama dan suasana kondusif di Sidoarjo, maka DKW Garda Bangsa Jatim meminta pihak Kepolisian untuk tidak mengeluarkan statemen yang kontra produktif dan tendensius.

"Pernyataan Polisi seolah-olah sahabat Sholikin adalah orang jahat dengan melakukan perlawanan mengeluarkan celurit. Padahal Sholikin dipercaya sebagai pendidik di daerah lingkungannya," tandasnya.

Sementara itu, Kepolisian membatah terkait tudingan pelaku penembakan dalam kondisi mabuk. Pjs Kabid Humas Polda Jawa Timur, AKBP Elijas Hendra, mengatakan pihak propam sudah melakukan test urine ke beberapa polisi yang diduga terlibat atas kasus tersebut.

"Semua yang terlibat sudah diperiksa oleh Propam Polres Sidoarjo. Dari hasil test urine mereka dinyatakan negatif dari pengaruh alkohol," kata Elijas ketika dikonfirmasi.

Polda Jatim juga telah menurunkan tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut. Sebanyak 7 anggota yang diterjunkan. "Hasilnya belum diketahui," tukasnya.
Read More...

Friday, October 21, 2011

Hatta: infrastruktur Tak Bisa Berdiri Sendiri

Lombok - Pemanfaatan sebuah infrastruktur baru tidak dapat dimaksimalkan tanpa dukungan sarana pendukungnya. Atas dasar itu, sebuah mega proyek pembangunan infrastruktur kerap masih membutuhkan penyelesaian sarana penopangnya, sebelum dapat digunakan secara optimal.

Hal seperti ini terjadi juga dalam pemanfaatan Bandara Internasional Lombok (BIL). Penyelesaian BIL rupanya belum disertai pembangunan jalan akses utamanya yang menghubungkan bandar udara itu dengan Kota Mataram, ibukota Nusa Tenggara Barat (NTB). Mataram terpisah jarak sekitar 40 kilometer dari BIL yang dibangun di Tanak Awu, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

BIL yang menggantikan bandar udara lama, Selaparang, ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (20/10/2011).

"Pada waktu membangun Bandar Udara Djuanda, Surabaya pun begitu. Bandaranya sudah selesai sebelum pembangunan jalan aksesnya," tutur Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Lombok, NTB, saat mendampingi Presiden meresmikan BIL.

Usai peresmian BIL, Hatta mendampingi Presiden Yudhoyono melihat dari dekat pembangunan jalan khusus akses BIL sepanjang 21,3 kilometer dari kawasan bandara hingga patung sapi di Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pembangunan jalan khusus ini belum rampung.

Adapun, dari Gerung ke Kota Mataram sepanjang 18 kilometer belum terbangun jalan khusus akses BIL. Pengguna bandara masih harus mengandalkan jalan lama dari Mataram ke Pelabuhan Laut Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

Presiden melihat secara langsung jalan lingkungan dalam kawasan bandara itu yang juga belum rampung. "Saya akan mengkoordinasi dan memantau terus pembangunan jalan ini. Saya yakin bisa cepat selesai," tutur Hatta.

Pekerjaan lain yang belum selesai adalah pembangunan jalan akses menuju dan keluar bandara. Presiden Yudhoyono pun secara khusus meminta Menteri Koordinator Perekonomian turun tangan dalam upaya penyelesaian jalan akses bandara yang belum rampung.

"Jalan keluar-masuk bandara ini harus segera dibereskan. Saya minta Pak Menko Perekonomian menindaklanjutinya," ujar Presiden dalam pidatonya saat upacara peresmian BIL, yang juga dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

Menurut Hatta, akses jalan yang cepat menuju dan keluar bandara sangat penting. Jika akses jalan tidak bagus, pengguna bandara yang ingin menuju kota dan sebaliknya akan terhambat. "Akses jalan yang cepat menjadi perhatian wisatawan yang ingin datang ke Lombok," jelas Hatta.
Read More...
Blogger